Asap Semakin Tebal Siswa Gelar Aksi melalui kertas

Hallo pekanbaru

Asap Semakin Tebal Siswa Gelar Aksi melalui kertas

Dikeseluruhan provinsi riau salah satu nya di kota pekanbaru sedang terjadi bencana kabut asap kejadian ini sudah lama tidak terjadi namun karna ulah oknum yang tidak bertanggung jawab pada akhir nya kabut asap ini muncul kembali.

Siang hari di pekanbaru hanya melihat dan menikmati langit bewarna putih,udara yang jauh dari kata sehat,aktivitas di jalan juga terhalang karna tebal nya asap yang menyelimuti kota pekanbaru.Hal ini sangat menganggu aktivitas masyarakat.

Jarak pandang dijalanan yang biasanya normal dan semenjak adanya kabut asap kembali membuat jarak pandang menjadi berkurang yakni jarak pandang di jalanan sekarang hanyalah berjarak 2 meter saja,oleh karna itu pemudi di sarankan lebih hati hati dan selalu menggunakan masker jika bepergian.

Tidak hanya aktivitas saja,kesehatan juga terancam apalagi bagi mereka yang menderita penyakit di pernapasan,seperti Ispa,sesak nafas dan lainnya,maka karna tebal nya asap bisa saja membuat mereka menjadi lebih kusulitan dalam bernafas karna kurang nya udara segar dan banyak nya asap tebal.

Pemicuh datang nya kabut asap disebabkan oleh pembakaran hutan dan lahan,tidak hanya satu titik api saja yang di  temukan melainkan hingga sekarang sudah tercatat 270 lebih titik api yang ditemukan,oleh karna itu kabut asap semakin tebal dan semakin menyelimuti kota kota di riau.

Kabut asap di pekanbau sudah masuk ke level TIDAK SEHAT tercatat kualitas udara di pekanbaru sudah mencapai level 231.50 ini sudah termasuk level danger artinya Kualitas udara di pekanbaru tidak di kategori baik lagi untuk di hirup.

Maka masyarakat dianjurkan untuk dirumah selagi tidak ada kepentingan yang mendesak alangkah baik nya masyarakat berdiam diri di rumah dulu agar tidak terlalu banyak menghirup udara yang berpotensi berbahaya terhadap kesehatan.

Pada minggu kemaren sudah sempat turun hujan di kota pekanbaru,hujan yang turun berlangsung cukup lama.Hal ini membuat orang beranggapan kalau kabut asap akan hilang dan kembali menghirup udara segar kembali.

Kamis pagi tanggal 15 agustus 2019 udara sudah sempat normal kembali dan kabut asap juga mulai tidak terlihat lagi,oleh sebab ini warga pekanbaru mengira seluruh titik-titik api sudah dipadamkan oleh turun nya hujan kemarin.

Namun 2 hari setelah kamis Kabut asap yang tadi nya sudah di kira hilang,,,,datang kembali kali ini  Kabut asap yang datang semakin pekat dari pada sebelum nya ,"baru saja sempat bernapas legah beberapa hari lagi dan lagi kota pekanbaru kembali di selimuti asap".ucap salah satu warga pekanbaru.

Kejadian ini juga berdampak ke sekolahan yang berada di pekanbaru/Wilayah riau,para-para siswa menjadi terganggu proses bidang study nya apalagi bagi mereka yang sering beraktivitas di luar ruangan kelas tentu saja setiap kegiatan yang berhubungan di luar kelas akan lebih banyak menghirup udara tidak sehat ini.

Guru-guru sudah memperingati seluruh siswa nya agar tidak lupa memakai masker ke sekolah supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,terutama bagi siswa yang mempunyai penyakit yang berhubungan dengan pernapasan tentu harus di jaga ketat kesehatan nya.

Para-para siswa mengharapkan sekolah agar diliburkan mengingat keadaan udara di pekanbaru sudah tidak baik lagi,Sudah banyak juga siswa yang sering bolak balek UKS untuk di tangani penyebab utama nya yakni siswa mengalami kesulitan dalam bernafas.

Pada minggu kemaren  peringatan libur untuk sekolah belum juga di keluarkan oleh dinas pekanbaru,dan sekolah pun tetap berlanjut dibawah banyak nya Kabut asap yang menyelimuti kota pekanbaru .

Hingga sampai minggu sekarang sekolah pun masih tetap berjalan seperti biasanya.Padahal sudah banyak murid-murid yang jatuh sakit sebab kebanyakan menghirup Kabut asap,hal ini justru sudah membahayakan kesehatan para-para siswa namun dinas tetap saja belum memberi peringatan libur.

Keadaan udara pada minggu ini di pekanbaru memang sudah sangat buruk tetapi sekolah tetap saja masih berlanjut dan pada akhir nya banyak siswa yang melakukan Aksi protes terhadap dinas dengan melalui kertas difoto lalu di posting di media sosial.

Mereka meminta agar kegiatan pembelajaran sekolah agar dihentikan dulu mengingat keadaan udara di pekanbaru sudah tidak baik untuk di hirup,maka dari pada itu mereka beramai-ramai menggelar aksi ini .

Berikut foto beberapa siswa minta dipulangkan :


Terlihat dari beberapa siswa sekolah melakukan hal yang sama,mungkin dengan cara mereka menyampaikan keluhan mereka terhadap dinas jika bahwa mereka takut nanti nya semakin banyak yang mengalami sesak nafas dan juga membahayakan ke diri pribadi nya masing masing.

Aksi ini tidak dilakukan oleh satu sekolah saja melainkan beberapa sekolah dipekanbaru serentak melakukan hal ini.

Aksi ini bertujuan agar dinas meliburkan mereka karna kalau terus berkelanjutan kegiatan sekolah ,setiap hari nya pasti ada yang mengalami sesak nafas,mengingat hal itu membahayakan kesehatan siswa maka dari itu mereka meminta agar sekolah diliburkan untuk sementara.

Gubernur Riau pun turun bicara terkait hal ini.Bapak syamsuar akhirnya mengeluarkan instruksi akan meliburkan seluruh tingkatan Sekolah di pekanbaru/Wilayah Riau.

Pada sebelum nya Gubernur Riau Bapak syamsuar sudah memberikan instruksi kepada kabupaten dan kota yang terlibat oleh kabut asap ini agar meliburkan sementara siswa dari kegiatan pembelajaran nya.

Instruksi yang sudah ditunggu-tunggu ini akhir nya diumumkan pada Senin September 2019 ketika menjadi inspektur upacara Hari Olah raga Nasional  tahun 2019 di Gor Tribuana kota pekanbaru

Instruksi ini keluar baru diumumkan sekarang karena udara di beberapa wilayah di riau ataupun di pekanbaru sudah tidak sehat .

Dan pada akhir nya Seluruh sekolah yang berada di wilayah Riau ataupun pekanbaru akhir nya di liburkan untuk sementara waktu,proses kegiatan pembelajaran sekolah akan kembali normal jika kedaaan udara di pekanbaru sudah mulai membaik .

Walaupun sudah di liburkan tetapi para siswa lebih baik perbanyak waktu di rumah agar tidak terkena sesak nafas/Ispa diharapkan untuk  sementara waktu banyakin dulu waktu di rumah karna udara  di luar rumah sangat la tidak mendukung untuk kesehatan.

Perbanyak minum air putih,gunakan masker jika ingin bepergian,hentikan merokok,jangan membakar sampah dalam ukuran yang besar,jangan lupa terapkan gaya  hidup sehat agar tidak mudah terserang oleh serangan pernafasan.

Semoga bencana kabut asap ini cepat bisa di atasi kita selalu berdoa untuk tim relawan yang selalu bersikeras memadamkan titik-titik api.

#SaveRiau

LihatTutupKomentar